Makanan yang Dihindari Ibu Penderita Hipertensi

0
43
Makanan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi kronis di mana tekanan darah terhadap dinding arteri secara konsisten tinggi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Menjaga pola makan merupakan salah satu langkah penting dalam mengendalikan tekanan darah. Ibu hamil dengan hipertensi perlu membatasi konsumsi makanan tertentu yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Jenis Makanan yang Dihindari Ibu Hamil

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil dengan hipertensi:

1. Makanan Tinggi Garam

Garam mengandung natrium, yang dapat meningkatkan retensi air di tubuh dan menyebabkan tekanan darah naik. Ibu hamil dengan hipertensi disarankan untuk membatasi asupan garam hariannya tidak lebih dari 2 gram (atau sekitar 1 sendok teh).

2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang dapat menyumbat arteri dan meningkatkan tekanan darah. Ibu hamil dengan hipertensi disarankan untuk membatasi asupan lemak jenuh tidak lebih dari 10% dari total kalori harian dan lemak trans tidak lebih dari 1% dari total kalori harian.

3. Makanan Tinggi Gula

Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes, yang merupakan faktor risiko hipertensi. Ibu hamil dengan hipertensi disarankan untuk membatasi asupan gula tambahan tidak lebih dari 45 gram (atau 11 sendok teh) per hari.

4. Kafein

Kafein dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka pendek. Ibu hamil dengan hipertensi disarankan untuk membatasi konsumsi kafein tidak lebih dari 200 mg per hari.

5. Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak jantung. Ibu hamil dengan hipertensi disarankan untuk menghindari konsumsi alkohol.

Setiap orang memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda. Ibu hamil dengan hipertensi perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran diet yang sesuai dengan kondisi mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here